Jumat, 05 Februari 2016

Sajarah Kereta Api


Persebaran Kereta Api Di Dunia
Kereta api merupakan salah satu sarana transportasi darat yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Dalam perkembanganya kereta api yang bermula dibuat mesin uap yang digunakan sebagai penggerak mesin pada lokomotif yang menjadi cikal bakal kereta api modern (Besari, 2008: 84). Kereta api digunakan untuk kuantitas pengangkutan, kecepatan perjalanan, dan keawetan sarana prasarananya transportasi. Maka dari itu perkembangan dan persebaran kereta api sangat pesat, hampir diseluruh dunia kereta api dipergunakan.
Kerta api yang dulunya lebih dikenal sebagai lokomotif, pada awalnya tahun 1794, model kereta api uap pertama mulai berfungsi, yang di desain oleh John Fitch di Amerika Serikat. Sepuluh tahun kemudian, kereta api uap pertama digunakan di Inggris, hasil kerja keras Richard Trevithick, seorang ilmuwan Inggris. Tanggal 21 Februari di tahun yang sama, perjalanan di dunia dengan menggunakan moda transportasi kereta api dilakukan. Perjalanan ini dimulai di Selatan Wales. Namun, kerja keras Richard Trevithik ini tidak membuahkan hasil besar karena kurangnya penghargaan dari masyarakat di sekitarnya. Kereta api ini hanya beroprasi di Inggris yakni dari Stockton ke Darlington yang menghubungkan tambang batu bara di Darlington ke pelabuhan laut Stockton yang menpunyai jarak 20 km.
Pada awal abad 19 kereta api mulai menunjukkan perkembangannya  dan masa-masa tersebut jalan rel mulai pula dibangun di beberapa negara, seperti Perancis, Jerman, Belgia, Belanda, Rusia, Austria, termasuk Indonesia yang direncanakan oleh pemerintah Hindia Belanda.  Di kota-kota besar seperti London, New York, dan Paris mulai membangun sistem subway. Ketika propulsi elektrik menjadi praktis, kebanyakan jalur kereta api di jalanan ikut diubah dengan basis elektrik, yang selanjutnya dikenal dengan "streetcars", "trolleys", "trams" dan "Strassenbahn". Maka dari itu perkembangan kereta api baik sarana maupun prasarananya terus berjalan. Pengembangan dalam hal kecepatan, pelayanan, keselamatan, efisensi, dan kenyamanan terus pula dilakukan, hal ini seiring pula dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berpengaruh ke seluruh penjuru dunia.
Di Amerika Serikat, sistem streetcars mulai dibangun sebagai sistem angkut antar pusat kota. Di negara bagian Illinois, Indiana, Ohio, Pennsylvania dan New York kebanyakan sistem tersebut dibangun. Di Selatan California, Pacific Electric Railway menyambungkan hampir semuat kota di Los Angeles, Inland Empire, dan Orange Countries. Sistem serupa juga terdapat di negara-negara Eropa. Salah satu yang terkenal terdapat di Belgia, yang menyambungkan setiap kota. Kereta serupa dengan nama yang berbeda juga dikembangkan di Spanyol, Perancis, Jerman, Italia, Republik Rakyat Cina, Taiwan, Britania Raya, Korea Selatan, Skandinavia, Belgia, dan Belanda. Konstruksi rel-rel kereta ini sudah menghasilkan jalur-jalur yang fantastis jauhnya. Seperti contohnya koridor kota London-Paris-Brussels, Madrid-Barcelona, dan jalur besar dan terkenal lainnya. Masyarakat benua Eropa sendiri terkenal sebagai pengguna kereta api terbanyak.
Di Asia, Hong Kong Tramways berhasil menerapkan sistem yang sama tahun 1904 secara eksklusif, dan mulai mengembangkan kereta tingkat. Tahun 1964, jalur kereta Shinkansen di antara kota Tokyo dengan Osaka di Jepang dibuka. Sinkansen adalah kereta cepat yang dapat menempuh kecepatan hingga 300 km/jam. Di Indonesia kereta api juga mengalami perkembangan yang sangat pesat sejak muncul di Indonesia pada abad 19 yang dibawa oleh pemerintah Hindia Belanda dalam bentuk kereta yang ditarik oleh lokomotif uap. 
Pertama pembangunan jalan kereta api di desa Kemijen hari Jumat tanggal 17 Juni 1864 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda saat itu, Mr. L.A.J Baron Sloet van den Beele. Pembangunan diprakarsai oleh Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NV. NISM) yang dipimpin oleh Ir. J.P de Bordes dari Kemijen menuju desa Tanggung yang jaraknya kurang lebih 26 kilometer. Ruas jalan ini dibuka untuk angkutan umum pada Hari Sabtu, 10 Agustus 1867.

Sampai dengan tahun 1939, panjang jalan kereta api di Indonesia mencapai 6.811 kilometer. Tetapi, pada tahun 1950 panjangnya berkurang menjadi 5.910 kilometer. Hilangnya kurang lebih 901 kilometer ini diperkirakan disebabkan oleh pembongkaran yang dilakukan oleh Jepang, semasa masa penjajahannya di Indonesia. Bongkaran jalan kereta api ini kemudian diangkut Jepang ke Myanmar (dulu Burma) untuk membangun jalan kereta api di sana. Semasa pendudukannya di Indonesia (tahun 1942-1943), Jepang juga ikut berkontribusi membangun jalur kereta api. Sepanjang 83 kilometer jalur kereta api antara kota Bayah-Cikara dibangun dan 220 kilometer antara Muaro-Pekanbaru. Setelah Indonesia merdeka jalur kereta api di perpanjang disepanjang pulau Jawa dan Sumatra sebagai tempat-tempat industry untuk mempermudah akses transportasi antar kota secara cepat dan efisien.

Sajarah Kereta Api Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mohammad Thobib

0 komentar:

Posting Komentar

Download